Semur memiliki kekhasan dalam penggunaan bumbu dasar, yakni rempah-rempah sehingga melahirkan cita rasa yang khas. Untuk memperkaya ragam hidangan semur, Anda pun dapat mencoba berbagai bahan dan bumbu lain yang dapat memanjakan lidah keluarga Anda.
- Mengganti ayam/daging yang biasa disemur dengan bagian daging yang lain. Misal hati, limpa, babat, iga atau buntut.
- Daging atau ayam yang biasa ditumis bersama bumbu atau direbus didalam kuah semur, dapat dibakar atau digoreng dulu sehingga tekstur dan rasanya menjadi berubah dan unik.
- Banyak semur Indonesia yang memakai tomat. Sekali-kali coba menggantinya dengan saus tomat. Anda akan memperoleh rasa yang berbeda.
- Tambahkan bumbu tradisional tertentu pasti menghasilkan semur yang berbeda pula. Misal keluak, terasi, ebii, ataupun petis. Tambahan ini tentu tak boleh terlalu banyak agar semur tidak jauh berubah.
- Bumbu aromatic seperti daun jeruk, daun mangkukan, dan daun kemangi boleh-boleh saja dimasukkan dalam semur fungsinya untuk membuat harum masakan dan menghilangkan bau amis pada daging, ayam dan ikan.
- Lada bisa juga ditambahkan dalam pembuatan semur, tetapi kalau ingin menonjolkan rasa pedas yang sedikit menyengat, dapat ditambahkan merica hitam yang ditumbuk kasar.
- Tambahan lain bisa dilakukan dengan membubuhi santan agar semua terasa gurih.
- Olahan semur lain yang bisa Anda lakukan adalah menambahkan tempe, sayuran atau jamur.
- Semur yang berwarna kecoklatan itu dapat disegarkan warnanya dengan menambahkan irisan cabai merah, cabai hijau, paprika, dan irisan bawang bombay yang dimasukkan menjelang diangkat agar tidak layu
- Anda yang gemar rasa pedas, boleh menambahkan cabai merah keriting atau cabai rawit ke dalam racikan bumbu semur.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar